Pengalaman Pelunasan KPR Subsidi

Assalamualaikum,
Selamat Pagi

Terinspirasi dari blog nya Pak ahmad maka saya putuskan untuk berbagi pengalaman saya dalam melakukan pelunasan KPR BTN.

Alhamdulillah di tanggal 13 Juli 2020 saya telah melunasi kewajiban saya sebagai debitur KPR di BTN. Sebelumnya hal ini sudah saya pikirkan matang-matang dan jauh jauh hari, karena beberapa alasan dan alhamdulillah tuhan memberi jalannya. Semoga menjadi berkah untuk kita semua. Aamiin

Masuk kecerita.. Sebelum melakukan pelunasan saya sudah mencari tahu dulu saldo kredit yang harus saya bayar. Caranya dengan mengecek di ATM ataupun langsung ke CS loan service di BTN terdekat. Kalau saya melakukan dengan ke 2 cara tsb ditambah dengan menelepon kantor BTN tempat saya akad kredit, sekaligus menanyakan cara pelunasan di KC BTN terdekat apakah bisa, dan jawabannya bisa, namun untuk pengambilan dokumen sertifikat tetap di KC BTN tempat akad.

Setelah diketahui berapa jumlah pokok dan pinalty nya serta bunga berjalan, lalu saya persiapkan dananya di rekening BTN, agar mudah untuk pendebetannya nanti. Setelah itu saya datang ke KC BTN terdekat ditempat saya. Namun saat saya mengutarakan maksud saya untuk pelunasan, CS nya mengatakan tidak bisa karena KPR saya subsidi dan hanya boleh melakukan pelunasan pada tahun ke 5. Betapa kagetnya saya setelah semua persiapan yang saya lakukan ternyata ditolak. Saya pun berargumen bahwasannya saat akad penjelasan di tahun ke 5 baru bisa melakukan pembayaran ekstra.  Dan untuk pelunasan dikenakan penalty 1%. Serta saya juga sudah tlp ke KC tempat akad. Tapi CS tsb tetap tidak mau melayani saya. Akhirnya saya pulang dengan sia sia. 

Dihari yang lain saya mencoba ke KC yang berbeda tapi jawabannya tetap sama. Apa boleh buat akhir nya saya tlp kembali KC tempat akad dan jawabannya pun katanya bisa di KC mana saja. Tapi kenyataannya berbeda. 

Akhirnya saya melakukan cuti kerja dilain hari untuk ke KC tempat saya akad, dan finally saya dilayani dengan baik. Entah apa alasan KC yang sebelumnya menolak saya, sampai saat ini saya tidak tahu. Namun ternyata untuk dokumen sertifikat belum jadi karena masih dalam proses dan pihak BTN tidak bisa memberi waktu pasti kapan selesainya dan akan di hubungi kembali jika sudah selesai. Namun saya meminta nomor yang bisa di foll up untuk masalah ini dan diberikan.

Dokumen yang harus dibawa saat akan pelunasan:
1. KTP
2. Buku Tabungan
3. Materai 6000 1 lembar

Setelah selesai proses pelunasan, saya diberikan bukti. Bukti akan digunakan untuk pengambilan dokumen sertifikat, jadi jangan sampai hilang. Bila perlu didokumentasikan dengan cara difoto ataupun di scan.

Untuk pengambilan dokumen sertifikat persyaratannya:
1. Yang mengambil debitur langsung, sertifikat a.n debitur:
- Menyerahkan bukti pelunasan asli dan fotocopy 2 rangkap
- Menunjukan asli identitas debitur ( KTP & KK ) dan menyerahkan copynya 2 lembar
- Materai 6000 sebanyak 3 lembar

Untuk pelunasan disetiap KC tanggal nya berbeda beda jadi tetap tanyakan dahulu sebelum nya.

Oh iya, saat saya melakukan pelunasan adalah saat pandemi corona melanda Indonesia. Setiap instansi ketat sekali dalam melakukan social distancing. Semoga pandemi ini segera berakhir dan aktivitas kita semua menjadi normal kembali. Aamiin

Semoga kita semua dimudahkan untuk melaksanakan kewajiban kita. Aamiin..

Wassalamualaikum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Pasang Indihome